"Dapat di identifikasi?"
"iya pak, ucapku dengan pelan" Eschericia coli pak! tanpa banyak kata dy mengambil kertas ku dan langsung member tandaaaa... dag dig dug hatiku, ntah tanda apa yang diberikan padaku, awalnya aku merasa sedikit lega karna hanya ada sedikit salah pada media yang bukan merupakan patokan untuk menentukan identifikasi snuatu bakteri. Dengan cepat dy memberiku tanda X, secepat kilat,aliran darahku terhenti, melangkkah dengan harapan yang hilang, dan segera meninggalkan ruangan itu, tidak ingin rasanya berlama-lama melihat bakteriku, kata2 paling tepat saat itu adalah "RIP" pada bakteriku, kana dy tdk tumbuh pada sebagian bakteriku, sebenarnya aku tidak menyalahkannya sepenuhnya, ku juga menyalahkan org yang menbriku tanda x, hanmya salah sedikt dia langsung memvonisku, saat itu benar2 dikatakan Galau = gatau antara lanjut atau udahan yang hidup ini, ingin aekali rasanya berbaring dan menutup mata untuk menghindari air mata yang ingin berlari mengitari pipiku, ga slera makan, ga mau keluar, males mandi, dan ga ingin bangkit dari tempat tidur itulah akibat galau yang kurasakan saat itu, tiba2 mataku tertuju pada laptop dan bernafsuu untuk membukanya, ku buka dengan pelan pelan dan penuh kelembutan,takut diberi tanda x lagi oleh si laptop, mulai mngetik menggabungkan beberapa kata pada kolom status jejaring sosial, dan terbentuk suatu kalimat, 5 menit menunggu tak satupun pemberitahuan yang ku terima, siall, galau lagi, segera menghapus postingan tersebut, menyembunyikan pencemaran, fikirku, malu dilihat banyak org, udah bakterinya ga tumbuh , statusnya juga tidak ada yang nge-like, damn! merusak reputasi sebegai seorag yang menganggap dirinya artis, wkwkwk, sedikit gila dan kelihatan konyol. Biasanya hal-hal yang timbul difikiranku saat galau tingkat dewa adalah "ngemil" segera berlari keluar rumah bwt beli makanan, tapi di depan pintu langkahku terhenti sejenak aku memerhatikan kulitku yang sedikit gosong dan memandang ke arah luar cuaca yang begitu panas, kembali lagi naik buat ngambil sesuatu yang dapat menghindari gigitan matahari, terlalu bernafsu. Cukup kenyang, bukan puias yang kuraskan, tapi minta nambah lagi ngemilnya, tapi tanganku mengarah ke bagian bawah tubuh ku, perut sudah mulai mengembang, takut gemuk alsanyya, bukan apa hanya saja takut kolesterol dan nanti mengidp penyakit Diabetes Melitus, salah satu penyalit mematikan modern saat ini, sebaiknya ku sudahi saja
Tidak ada komentar:
Posting Komentar